Sejarah Bahasa Pemrograman Java

Java Logo

Dalam posting kali ini, penulis akan menuliskan tentang sejarah pemrograman yang booming di abad ini. Yaitu bahasa pemrograman JAVA.

Pada mulanya, JAVA ditemukan oleh Patrick Naughton, Mike Sheridan, James Gosling dan Bill Joy, beserta sembilan pemrogram lainnya dari Sun Microsystems. Bahasa pemrograman ini terlahir dari The Green Project yang berjalan selama 18 bulan, dari awal tahun 1991 hingga musim panas 1992. Proyek tersebut belum menggunakan versi yang dinamakan Oak. Seperti yang dilansir di http://id.wikipedia.org/wiki/Java.

Nama Oak sendiri diambil dari nama sebuah pohon oak yang berada di depan jendela ruang kerja salah satu penemu JAVA yaitu James Gosling. Karena namaOak sudah dipakai untuk nama sebuah bahasa pemrograman lain dan sudah dipakai sebagai merek dagang, maka digantilah namaOak tersebut menjadi “JAVA”. Konon, nama JAVA diambil dari kopi murni yang digiling langsung dari biji kopi. Dan kopi tersebut berasal dari pulau Jawa.

Pada versi awal kemunculan bahasa pemrograman JAVA pada tahun 1996. JAVA meluncurkan JAVA versi 1.0 yang berisi paket standard awal JAVA, yang kemudian terus berkembang hingga sekarang. Terdapat banyak paket dalam versi ini, antara lain:

  1. java.lang : Peruntukan kelas elemen-elemen dasar.
  2. java.io : Untuk sistem input output.
  3. java.util : Peruntukan kelas pelengkap seperti kelas struktur data dan kelas kelas penanggalan.
  4. java.net : Untuk kelas TCP/IP yang memungkinkan satu komputer bisa berinteraksi dengan komputer lain.
  5. java.awt : Yaitu paket dasar java GUI.
  6. java.applet : Desain antarmuka untuk web.

Kelebihan dari bahasa pemrograman JAVA ini adalah:

  1. Multiplatform, yaitu bahasa pemrograman ini bisa dibaca oleh platform lain. Sesuai seperti prinsipnya yaitu “Write Once, Run Anyway” atau “Tulis Sekali, Jalankan dimana saja”. Maksudnya menuliskan suatu program sekali, maka program tersebut bisa dijalankan di sistem operasi lain. Hal ini terjadi di JAVA karena JAVA dikompilasi ke dalam bahasa mesin (bytecode).
  2. OOP (Object Oriented Programming). Bahasa pemrograman JAVA telah mendukung sepenuhnya bahasa pemrograman berorientasi objek.
  3. Bergaya Bahasa C++.

Kekurangan dari bahasa pemrograman JAVA antara lain:

  1. Write Once, Run Anyway“. Bahasa JAVA masih belum sepenuhnya multiplaform. Karena seperti pada SWT-AWT sampai sekarang belum bisa berjalan di Mac OSX.
  2. Pengunaan memori lebih banyak daripada bahasa pemrograman lain, karena bahasa JAVA ini di kompilasi ke dalam bentukbytecode. Maka komputer akan menterjemahkan bahasa mesin ini agar bisa dikompilasi secara sempurna.

Tahap kompilasi bahasa pemrogramana JAVA:

  1. Tulis program, simpan ke dalam extensi *.java.
  2. Kompilasi file java tadi sehingga terdapat file *.class.

Nah, dalam perkembangan JAVA saat ini, JAVA banyak digunakkan di banyak bidang aplikasi, antara lain: Java Desktop Application, J2me (Java Micro Edition) atau sering dikenal Java for Mobile, Java Web Server (JSP, JSF), Java Applet, dan Java untuk TV Cable.

Iklan

Jangan Lupa Tinggalkan Pesan/Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s